Aroma Kulkas Tidak Sedap? Mungkin Ibu Belum Ikuti Petunjuk Ini

Aroma Kulkas Tidak Sedap? Mungkin Ibu Belum Ikuti Petunjuk Ini

10 August 2017

Siapa yang setuju jika kulkas itu adalah salah satu alat penyelamat bahan-bahan makanan? Ya, bagi sebagian orang, kulkas merupakan alat penambah kesegaran untuk bahan-bahan makanan. Namun, ada juga beberapa orang yang menampiknya. Ada beberapa alasan, seperti takut akan busuk dan bau tak sedap. Tahukah Ibu, jika bau tak sedap itu muncul karena adanya pencampur adukkan semua bahan makanan disatu tempat. Semisal sayur dan buah. Keduanya memiliki perawatan yang berbeda lho, Bu.

Tapi kini Ibu tak perlu risau lagi, karena Technoplast punya petunjuk unik untuk mengatasi problematika tersebut. Simak yuk, Bu!

 

Eat Me First!

Pakai dan rawatlah kulkas Ibu dengan bijak. Untuk beberapa makanan/minuman yang sifatnya sudah tidak tahan lama, atau ingin dimakan/diminum terlebih dahulu, simpanlah dalam wadah khusus. Kemudian, tulis wadah tersebut dengan tulisan “EAT ME FIRST!”. Karena dengan begitu, siapapun yang melihat kulkas, dalam sekejap akan teralihkan perhatiannya dengan tulisan tersebut. Makanan/minuman yang cocok untuk disimpan dalam wadah tersebut seperti, aneka camilan (asin/manis), minuman kaleng, susu, kacang, dan roti.

Jaga Suhu Kulkas dengan Bijak

Sebetulnya, ketika memilih kulkas sebagai alat untuk menyegarkan makanan, minuman, hingga bahan-bahan dapur, Ibu harus siap untuk membersihkannya secara rutin. Tapi bagi ibu yang tidak memiliki cukup waktu untuk melakukannya secara rutin, tenang saja. Ibu hanya perlu menjaga suhu kulkasnya, kok. Melansir dari sumber terpercaya okezone.com, bahwa suhu kulkas yang terlalu dingin justru membuat penyebaran aroma tak sedap menjadi lebih besar. Karena didalamnya terdapat beragam jenis makanan. Apalagi jika Ibu tidak menata dan memilahnya dengan rapi. Mulai sekarang, sering-sering lihat kondisi makanan dan minuman di kulkas yuk, Bu!

Tata dan Pilah Berdasarkan Jenis 

Saat Ibu membeli kulkas, pasti sudah ada penyekatan seperti laci, dan rak yang terpisah bukan? Setiap bagian kulkas itu memang ditujukan untuk bahan-bahan atau jenis makanan tertentu. Fungsinya yaitu untuk menjaga kesegaran jadi lebih tahan lama dan menghindari aroma tak sedap. Kesegaran seluruh makanan dan minuman di kulkas, tergantung pada cara Ibu memilah dan menatanya. Ketika sudah benar menata dan memilahnya, maka aroma tak sedap pun enggan untuk menampakkan diri. Tak ayal, bahwa jenis makanan dan minuman yang sering disimpan di kulkas itu seperti sayuran, buah-buahan, daging, dan minuman (susu, sirup, air putih, dll), hingga camilan.

 

 

Berikut cara-caranya ya Bu ;

  1. Mari kita mulai dengan rak paling bawah, atau dikenal dengan istilah Drawers. Jadikan rak ini sebagai tempat untuk menyimpan daging basah atau ikan mentah ya Bu. Fungsinya untuk mencegah terjadinya resiko kontaminasi silang ke jenis makanan lainnya melalui tetesan-tetesan amis. Namun jika ingin dimasak segera, letakkan daging-daging tersebut di freezer saja. 
  2. Kemudian lanjut ke lantai 2 yang diisi oleh sayur-sayuran. Usahakan sayuran dalam keadaan kering dan utuh ya, Bu. Karena sayuran yang sudah terpotong-potong itu justru mengurangi daya segarnya. Hindari pemakaian koran untuk membungkus sayur. Keadaan kertas harus steril dan kering ya, Bu.
  3. Untuk buah-buahan, simpan di lantai 3. Karena buah-buahan membutuhkan tingkat kelembaban yang tinggi. Bagian terdingin kulkas/freezer sangat cocok untuk dedagingan mentah yang sengaja ingin dimasak jauh dikemudian hari dan makanan atau minuman yang memang seharusnya dibekukan seperti es krim.
  4. Pakailah rak pintu kulkas untuk menyimpan makanan atau minuman dengan bijak. Tidak semuanya cocok disimpan pada sisi kulkas satu ini. Camilan, telur, keju, dan hal-hal kecil lainnya lah yang cocok untuk disimpan disisi kulkas ini.

Jangan Pernah Cuci Buah Sebelum Masuk Kulkas

Fakta mengatakan bahwa mencuci buah sebelum dimasukkan ke kulkas akan menyebabkan percepatan proses pembusukan. Melansir dari Huffingtonpost yang dikutip liputan6.com, jika buah-buahan dicuci terlebih dahulu maka akan menambah tingkat kelembaban buah saat disimpan di dalam kulkas. Dari sekian banyak jenis buah, ada beberapa yang sedikit rentan terhadap suhu kulkas yang berimplikasi pada pemudaran kesegaran dan pembusukan yang hakiki. Diantaranya pisang, alpukat, melon, tomat, dan jeruk.

Namun bagaimana dengan buah yang sudah terlanjur Ibu potong-potong? Segera keluarkan dari kulkas, kemudian siapkan wadah plastik sebagai alas. Sembari didiamkan sejenak, belilah beberapa buah lemon di tukang sayur keliling atau toko buah dekat rumah. Jika sudah ada di tangan, belah lemonnya. Kemudian peras cairannya dan taburkan pada potongan-potongan buah di wadah plastik tersebut. Setelah itu, masukkan kembali ke dalam kulkas. Penaburan cairan lemon merupakan salah satu cara murni untuk menghindari pemucatan warna.

Sekedar informasi saja, umur buah yang disimpan dalam keadaan utuh adalah 1 minggu. Sedangkan umur buah yang sudah terpotong-potong adalah 3-4 hari.

Tomat & Mentimun, Dua Sejoli Yang Bertentangan

Acapkali tomat dan mentimun dijadikan sebagai lalapan. Dan masih banyak Ibu yang menyimpan bahan lalapan ini dalam satu tempat di dalam kulkas. Namun siapa sangka dalam perawatannya, kedua bahan lalapan ini justru malah bertentangan? Mengutip dari artikel hipwee.com, bahwa gas dalam tomat bisa membuat mentimun cepat membusuk.

Namun apa daya jika sudah terlanjur? Antisipasilah segera ya bu. Bungkus tomat dan mentimun secara terpisah dengan menggunakan kertas atau koran. Tujuannya yaitu untuk menjaga kedua buah tersebut tidak basah akibat sentuhan satu sama lain.

Bagaimana? Masih mengeluarkan aroma tidak sedap? Sebetulnya ada cara lain yang sangat mainstream dilakukan, seperti memakai baking soda, cuka, lemon, garam, jeruk, arang, hingga membersihkan secara teratur. Tapi cara-cara mainstream tersebut tidak bertahan lama efeknya. Tips yang Technoplast beri ini merupakan cara unik dan efektif dalam mengelola serta menjaga kulkas yang mungkin masih banyak orang belum tahu. Selamat mencoba, pasti bermanfaat!

 

Other Article

Close

Product Search

Close

EN / ID Inquiry Search